VALIDASI E-MAIL SPOOFING

Authors

  • Mochammad Arief Sutisna Magister Teknologi Informasi Universitas Ahmad Dahlan
  • Abdul Fadlil Magister Teknologi Informasi Universitas Ahmad Dahlan
  • Imam Riadi Magister Teknologi Informasi Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.37438/jimp.v5i3.217

Abstract

-mail merupakan merupakan software yang memberikan fasilitas untuk mengirimkan surat berbasis digital dan memudahkan untuk komunikasi dan bertukar informasi. Sehingga memungkinkan menyalahgunakan e-mail untuk mendapatkan informasi secara ilegal dengan mengubah identitas pengirim e-mail dan menjadikannya seperti e-mail yang berasal dari e-mail yang sah (legitimate e-mail), aktivitas tersebut biasa dikenal dengan istilah e-mail spoofing. Untuk mengetahui e-mail spoofing diperlukan forensik e-mail terhadap e-mail spoofing. Salah satu teknik investigasi forensik e-mail adalah menggunakan analisis header e-mail (header analysis method). Teknik ini bekerja dengan memeriksa dan membandingkan value yang terdapat pada beberapa header e-mail yang ditetapkan sebagai parameter  deteksi  e-mail  spoofing.  Parameter  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  header  ‘From’,‘Message-ID’, ‘Date’ dan ‘Received’. Jika value yang terdapat pada header tersebut identik, maka e-mail tersebut adalah e-mail yang sah (legitimate e-mail), jika tidak maka e-mail tersebut dikategorikan sebagai e-mail spoofing

Author Biographies

Mochammad Arief Sutisna, Magister Teknologi Informasi Universitas Ahmad Dahlan

Magister Teknologi Informasi
Universitas Ahmad Dahlan

Abdul Fadlil, Magister Teknologi Informasi Universitas Ahmad Dahlan

Magister Teknologi Informasi
Universitas Ahmad Dahlan

Imam Riadi, Magister Teknologi Informasi Universitas Ahmad Dahlan

Magister Teknologi Informasi
Universitas Ahmad Dahlan

References

Daftar Pustaka

APJII. (2018).Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2018. From http://apjii.com

Muhammad Nuh Al-Azhar (2012). Digital Forensic Panduan Praktis Investigasi Komputer. Jakarta : Salemba Infotek.

Jayan, A., & S, D. (2015). Detection of Spoofed Mails. Retrieved from http://www.fraudguides.com/internet/detect-spoofed- e-mails/

Gupta, S., Pilli, E. S., Mishra, P., Pundir, S., & Joshi, R. C. (2014). Forensic Analysis of E-mail Address Spoofing, 898–904.

Karie, N. M., & Venter, H. S. (2014). Towards a General Ontology for Digital Forensic Disciplines, 1–29. Retrieved from https://books.google.co.id/books?isbn-1910810827

Kurniawan, H. (2005). Panduan Praktis Instalasi E-mail Server Gratis Berbasis Windows Menggunakan hMailServer. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

Chhabra, G. S. (2015). Review of E-mail System , Security Protocols and E-mail Forensics, 5(3), 201–211.

Devendran, V. K., Shahriar, H., & Clincy, V. (2015). A Comparative Study of E-mail Forensic Tools. Journal of Information Security, 06(02),111–117. doi:10.4236/jis.2015.62012

Rafiudin, R. (2009). Investigasi Sumber-sumber Kejahatan Internet : Internet Forensics. (N. WK, Ed.). Andi. doi:10987654321

https://www.masterpendidikan.com/2017/01/10-pengertian-email-menurut-para-ahli.htm

Jean-François Pillou https://id.ccm.net/contents/21-struktur-email-header-dan-badan-email

Banday, M. T. (2011). Analysing internet e-mail date spoofing, vol.7, 145–143. Retrieved from dl.acm.org/citation.cfm?id=2296268

Chandraleka, H. (2009). Trik Mengantisipasi Hacking E-mail. (I. Rouf, Ed.) (1st ed.). Jakarta: mediakita.[11] Abdussalam. (2006). Forensik. (T. R. Agung, Ed.).Jakarta: Restu Agung.

Banday, M. T. (2011). T ECHNIQUES AND T OOLS FOR F ORENSIC I NVESTIGATION OF E- MAIL, 3(6), 227–241. Retrieved from airccse.org/journal/nsa/1111nsa17.pdf

Karsono, K.(2012). FORENSIK E-MAIL. Retrieved from http://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Formil/arti cle/download/791/724

Published

2021-05-05

Issue

Section

Fakultas Teknologi Informasi